PACITAN - Suasana malam akhir pekan di Kabupaten Pacitan semakin semarak dengan digelarnya Pacitan Night Marching Parade 2026. Sebanyak 46 satuan drumband dari jenjang SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK se-Kabupaten Pacitan ambil bagian dalam kegiatan yang berlangsung pada Jumat-Sabtu, 11-12 September 2026.
Kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten Pacitan melalui Dinas Pendidikan tersebut dimulai sekitar pukul 19.00 WIB. Peserta diberangkatkan dari kawasan Museum Galery SBY-Ani, kemudian menyusuri Jalan Lintas Selatan (JLS) Pacitan hingga garis finis di kawasan perempatan.
Tak sekadar menjadi ajang pertunjukan dan kompetisi, parade malam ini juga dikemas untuk memberikan ruang kepada para pelajar dalam mengembangkan bakat, kreativitas, sekaligus membangun karakter.
Ketua Panitia Pacitan Night Marching Parade 2026, Baginda Rahadian Pratama, mengatakan keterlibatan puluhan satuan drumband menunjukkan tingginya antusiasme pelajar sekaligus besarnya potensi generasi muda di Pacitan.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak semata-mata diarahkan untuk mengejar prestasi atau menentukan siapa yang menjadi juara. Lebih dari itu, parade menjadi bagian dari proses pembinaan agar pelajar terbiasa dengan nilai disiplin, sportivitas, kreativitas, serta kompetisi yang sehat.
“Pacitan Night Marching Parade ini bukan tentang siapa yang menjadi juara. Yang paling penting adalah bagaimana kita memberikan ruang kepada generasi muda untuk mengembangkan bakat dan kreativitas, sekaligus membentuk mereka menjadi pribadi yang disiplin, sportif dan berkarakter,” kata Baginda.
Ia menambahkan, melalui kegiatan tersebut para peserta juga belajar membangun kekompakan dan persaudaraan. Nilai-nilai itu dinilai penting karena setiap penampilan drumband membutuhkan kerja sama, kedisiplinan, dan tanggung jawab seluruh anggota.
Di sisi lain, Baginda berharap keberadaan parade malam tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi peserta, tetapi juga mampu menghidupkan aktivitas masyarakat di kawasan kota. “Kami ingin event ini tidak berhenti sebagai perlombaan. Ada semangat untuk membangun persaudaraan antarpelajar, memberikan hiburan bagi masyarakat, sekaligus ikut menggerakkan pariwisata dan ekonomi masyarakat Pacitan,” ujarnya.
Pacitan Night Marching Parade 2026 sendiri digelar melalui kolaborasi Dinas Pendidikan, Disparbudpora, KONI, KNPI, Karang Taruna, Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI), serta Museum Galery SBY-Ani.
Selain parade dan perlombaan, kegiatan juga dirangkaikan dengan Market Fest dan gelaran UMKM. Kehadiran pelaku usaha di sekitar lokasi diharapkan turut mendapatkan dampak ekonomi dari ramainya masyarakat yang menyaksikan parade. Sejumlah sponsor dan mitra juga turut mendukung pelaksanaan kegiatan, di antaranya Pandu Jaya, PLN Nusantara Power UP Pacitan, PT Pawit Mulya, dan Decaa.id.
Dalam kompetisi, peserta terbagi dalam sejumlah kategori, mulai dari SD/MI Brass, SD/MI Non Brass, SMP/MTs Brass, hingga Satuan Kehormatan SMA/SMK. Panitia juga menyediakan kategori Juara Maskot untuk jenjang SD/MI dan SMP/MTs.
Pada kategori SD/MI Brass Divisi 1, Juara 1 diraih Gita Paranada dari SD Negeri Ploso Pacitan dengan nilai 229,85. Posisi kedua ditempati Gema Nada Al Huda dari MI Al Huda Ploso dengan nilai 228,60, sedangkan Juara 3 diraih Bina Musica Drum Corps dari SD Negeri Pacitan dengan nilai 226,20.
Sementara pada kategori SD/MI Non Brass Divisi 1, Gita Cendekia dari SD Islam Insan Cendekia keluar sebagai Juara 1 dengan nilai 234,86. Juara 2 diraih Three Star Drum Corps dari MIN 3 Pacitan dengan nilai 228,57, dan Juara 3 ditempati Gema Watu Kendang dari MI Guppi Jatimalang dengan nilai 224,82.
Dengan konsep parade malam yang memadukan kompetisi, hiburan, dan aktivitas UMKM, Pacitan Night Marching Parade 2026 diharapkan menjadi agenda yang tidak hanya mewadahi prestasi pelajar, tetapi juga mampu menjadi bagian dari geliat pariwisata dan ekonomi malam di Kabupaten Pacitan. (Edwin Adji)
Editor : JTV Pacitan



















