MOJOKERTO - Operasi pencarian korban longsor di wilayah kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, Blok Watu Lumpang, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto resmi ditutup.
Ini setelah seluruh korban dari dua kendaraan berhasil dievakuasi. Total 10 korban ditemukan tewas dari dua kendaraan Pikap Grand Max dan Kijang Innova Reborn yang diterjang material longsor.
Pikap Grand Max membawa satu keluarga asal Trawas Mojokerto, sementara Kijang Innova Reborn membawa tujuh orang satu keluarga asal Desa Kloposepuluh Sukodono Sidoarjo.
Kapolres Mojokerto, AKBP Ihram Kustarto mengucapkan bela sungkawa atas bencana tanah longsor dan meminta masyarakat untuk mendoakan para korban.
Baca Juga : Satu Keluarga Asal Sukodono Sidoarjo Jadi Korban Longsor di Cangar-Pacet
"Total 10 korban sudah berhasil kita temukan dan sudah dalam penanganan DVI Tim Dokkes Polda Jawa Timur. Operasi SAR ditutup," ungkapnya, Jumat (4/4/2025).
Sebelumnya, longsor terjadi di wilayah kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, Blok Watu Lumpang, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Kamis (3/4/2025).
Akibatnya, jalur alternatif Mojokerto - Batu tertutup material longsor dan pohon tumbang sehingga jalur alternatif tersebut ditutup sementara.
Ada dua mobil yang terseret longsor yakni mobil jenis pikap dan minibus. Upaya pencarian hingga Kamis petang membuat hasil, sopir minibus yakni Masjid Zatmo Setio (31) warga Desa Kloposepuluh, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo berhasil ditemukan. (*)
Editor : M Fakhrurrozi