SURABAYA - Anjloknya KA Purwojaya (KA 58F) relasi Gambir–Cilacap di Emplasemen Stasiun Kedunggedeh, Jawa Barat, berdampak pada perjalanan Kereta Api di Daerah Operasi 8 Surabaya.
Tercatat tujuh kereta api jarak jauh mengalami keterlambatan kedatangan. Ketujuh KA jarak jauh tersebut adalah KA Sembrani, KA Bima, KA Argo Bromo Anggrek, KA Jayakarta, KA Brawijaya, KA Majapahit dan KA Gajayana.
"Ketujuh kereta api jarak jauh tersebut mengalami keterlambatan kedatangan di Stasiun Surabaya Pasar Turi, Surabaya Gubeng dan Stasiun Malang," ujar Luqman Arif, Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Minggu (26/10/2025).
Dan berikut tujuh KA Jarak Jauh tujuan wilayah Daop 8 Surabaya yang mengalami keterlambatan kedatangan:
Baca Juga : 3.411 Tiket Kereta Api Lebaran dari Stasiun Mojokerto Sudah Terjual
- Stasiun Surabaya Pasar Turi (SBI):
1. KA 42 (Sembrani) relasi Gambir–Surabaya Pasarturi
2. KA 4 (Argo Bromo Anggrek) relasi Gambir–Surabaya Pasarturi
Baca Juga : Pelanggan KA di Daop 8 Selama Long Weekend Meningkat 41 Persen
- Stasiun Surabaya Gubeng (SGU):
1. KA 8 (Bima) relasi Gambir–Surabaya Gubeng
2. KA 252 (Jayakarta) relasi Pasarsenen–Surabaya Gubeng
Baca Juga : 20.148 Pelanggan Gunakan KA Jarak Jauh di Daop 8 Saat Libur Nataru
- Stasiun Malang (ML):
1. KA 38 (Brawijaya) relasi Gambir–Malang
2. KA 246 (Majapahit) relasi Pasarsenen–Malang
Baca Juga : Libur Panjang Isa Al-Masih, Jumlah Penumpang KA di Daop 8 Capai 42.735
3. KA 36 (Gajayana) relasi Gambir–Malang

Luqman Arif menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas keterlambatan kedatangan sejumlah perjalanan Kereta Api (KA) Jarak Jauh.
"Atas nama PT KAI, kami menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas keterlambatan kedatangan kereta akibat gangguan operasional ini. Saat ini, proses evakuasi rangkaian KA Purwojaya telah berhasil diselesaikan pada Minggu (26/10) pagi," ungkapnya.
Jalur hulu yang sebelumnya terdampak kini telah dinyatakan aman dan dapat dilalui kembali dengan kecepatan terbatas, sehingga perjalanan kereta api secara bertahap mulai kembali normal.
Saat ini, KAI bersama seluruh petugas di lapangan terus melakukan pemantauan dan pemeriksaan menyeluruh guna memastikan kondisi jalur benar-benar aman sebelum dilalui kembali dengan kecepatan normal.
"Langkah-langkah operasional juga ditempuh, antara lain melalui pengaturan perjalanan KA serta koordinasi intensif antar daerah operasi untuk meminimalkan dampak keterlambatan," pungkasnya.
Sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen terhadap pelayanan, KAI memberikan kompensasi kepada pelanggan sesuai ketentuan service recovery yang berlaku.
“Kami berterima kasih atas pengertian dan kesabaran pelanggan yang terdampak. Seluruh jajaran KAI bekerja maksimal agar pelayanan kembali pulih dan perjalanan kereta dapat berjalan lancar,” tutup Luqman.
KAI akan terus menyampaikan pembaruan informasi secara berkala melalui kanal resmi perusahaan seiring perkembangan di lapangan. Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi KAI Contact Center 121, WhatsApp 0811-2223-3121, email cs@kai.id atau media sosial resmi @KAI121. (*)
Editor : M Fakhrurrozi



















